Kamis, 04 Mei 2017

Understanding Economics and How It Affects Businesses (Chapter 2)

A.      Menjelaskan Dasar Ekonomi

     1.      Ekonomi adalah Sebuah studi tentang bagaimana masyarakat memilih untutuk mengolah sumber daya, memproduksi barang dan jasa, dan mendistribusikannya untuk keperluan konsumsi.

      2.      Ekonomi Dibagi menjadi dua objek studi yaitu :
a.       Makroekonomi adalah bagian dari ekonomi yang menyoroti operasi ekonomi negara secara keseluruhan.
b.      Mikroekonomi adalah bagian dari ekonomi yang menyoroti kegiatan dan organisasi masyarakat dalam pasar tertentu.

      3.      Teori Ekonomi
a.       Dismal Science oleh Thomas Maltus
Maltus berpendapat bahwa solusi bagi kemiskinan adalah pembatasan kelahiran.Semakin banyak populasi akan semakin banyak mengurangi kesempatan masyarakat untuk mendapatkan kesejahteraan.
b.      Invisible Hand oleh Adam Smith
Smith beranggapan bahwa perekonomian akan tumbuh dan berkembangdengan sendirinya tanpa campur tangan pemerintah.Hal ini disebabkan oleh hasrat masyarakat untuk memperoleh kemakmuranlebih dan menjadikan mereka terus berproduksi seperti dikaomando olehtangan tak terlihat (uang).

B.       Menjelaskan Apa itu Kapitalisme dan Bagaimana mekanisme pasar

1.  Kapitalis adalah Sebuah sistem ekonomi dimana semua atau sebagian besar faktor produksidan distribusi secara pribadi dimiliki oleh masyarakat dan dioperasikanuntuk mencari keuntungan (free market). Pondasi dari free market:
a.       Hak kepemilikan properti
b.      Hak untuk menjalankan bisnis dan mengambil semua keuntungannya.
c.       Hak untuk mengadakan persaingan bebas.
d.      Hak untuk bebas memilih.
2.      Kompetisi dalam free-market
a.   Pasar persaingan sempurna adalah keadaan pasar dimana terdapat banyak penjual dan tidak ada cukup pembeli untukmengontrol harga produk.
b.  Pasar persaingan monopolistik adalah sebuah situasi pasar dimana banyak penjual menghasilkan produk-produk yangsangat mirip dan dibedakan oleh berbagai diferensiasi.Contoh : permen, T-shirt, fast-food industry
c.  Pasar oligopoly adalah sebuah bentuk pasar dimana terdapat sedikit penjual yang mendominasi pasar.Antara produsen satu dan yang lain mempunyai harga yang tidak jauh berbeda.Contoh : pasar kendaraan bermotor, sereal, soft-drink.
3.  Pasar monopoly adalah keadaan dimana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar.Contoh : PLN

C.      Membandingkan Sosialisme dan Komunisme

1.  Sosialis adalah sistem ekonomi dimana pemerintah menjadi pemilik dari bisnis yang pokokdalam suatu negara sehingga keuntungan dari bisnis diharapkan dapatterdistribusi kepada masyarakat. Jumlah negara yang menganut sistem ini semakin berkurang karena cenderung beralih ke kapitalisme karena pajak yang diterima oleh setiap orang bertambah seiring bertambahnya pendapatan yang didapat.
2. Komunis adalah sebuah sistem ekonomi dimana pemerintah menentukan hampir seluruhkeputusan dan menjadi pemilik hampir seluruh faktor produksi yang ada.

D. Menganalisa Kecenderungan Terhadap Ekonomi Campuran (Mixed Economy)

Mixed Economy adalah sistem ekonomi yang merupakan percampuran dari sistem ekonomi kapitalisdan sosialis dimana sebagian sumber daya dialokasikan pada sektor swastadan sebagian pada pemerintah.

E.       Mendeskripsikan Sistem Ekonomi, Termasuk Pentingnya Kunci Indikator Ekonomi, Produktivitas, dan Siklus Bisnis

1.      Indikator Ekonomi
a.       GDP (Gross Domestik Product) adalah jumlah total barang jadi dan jasa yang diproduksi suatu negara dalamsatu tahun pada tahun tertentu.
b.     Tingkat Pengangguran adalah jumlah dari warga negara yang berumur minimal 16 tahun yang tidakmempunyai dan sedang berusaha mencari pekerjaan serta belum mendapatpanggilan kerja dalam jangka waktu empat minggu.
c. Indeks Harga berguna untuk mengetahui keadaan perekonomian suatu negara denganmengukur inflasi, disinflasi, dan deflasi.
1)     Inflasi adalah kenaikan harga barang yang disebabkan oleh turunnya nilai mata uang padasuatu jangka waktu tertentu.
2)   Disinflasi adalah saat dimana kenaikan harga mengalami perlambatan (harga tetap naik denganlambat)
3)      Deflasi adalah penurunan harga pada suatu jangka waktu tertentu

2.   Produktivitas merupakan perbandingan antara input yang digunakan dengan output yang dicapai. Dalam hal ini produktivitas seperti di Amerika Serikat cenderung meningkat seiring penggunaan tekhnologi yang ada. Namun untuk sektor jasa jika hanya menggunakan tekhnologi saja maka produktivitas akan tetap rendah sehingga harus diseimbangkan antara tenaga kerja dan teknologi.

3.      Siklus Bisnis
a.   Ledakan Ekonomi / Economics boom adalah kondisi ekonomi yang sangat maju dan pada titik tertinggi
b.  Resesi adalah keadaan dimana ekonomi merosot yang bisa disebabkan oleh inflasi maupun deflasi
c.    Depresi adalah keadaan resesi yang berkepanjangan
d.   Recovery adalah keadaan pengembalian perekonomian setelah resesi maupun depresi yang berkepanjangan

F. Perbedaan Kebijakan Moneter dan Fiskal serta Menjelaskan Bagaimana  Pengaruhnya terhadap Perekonomian

    1.   Kebijakan moneter berguna untuk mengatur kestabilan pernawaran uang dengan cara menaikkan dan menurunkan interest rate (Kebijakan Diskonto), operasi pasar terbuka, kredit ketat atau selektif, cadangan kas, dan himbauan moral. Kebijakan ini bertujuan untuk mengatasi inflasi maupun deflasi guna menjaga kestabilan perekonomian, stabilitas harga, kesempatan kerja dan neraca perdangan maupun neraca pembayaran.


  2. Kebijakan fiskal berguna untuk menjaga kestabilan perekonomian negara dengan cara menaikkanataupun menurunkan pajak dan pengeluaran pemerintah (government spending). Kebijakan ini sangat berpengaruh terhadap kestabilan perekonomian karena ketika resesi maka kebijkan ini menjadi perangsang untuk melakukan stabilisasi perekonomian.        


      

     Refrensi: William Nickels, James McHugh, Susan McHugh-Understanding Business-McGraw-Hill Education (2015)

Selasa, 02 Mei 2017

Meningkatkan Infrastruktur, Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas utama pada masa kepemimpinan presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal ini dikarenakan pembangunan infrastruktur sebelumnya kurang merata karena hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur di pulau jawa saja. Selain alasan tersebut, Mengapa pembangunan infrastruktur menjadi focus dalam masa pemerintahan presiden Joko Widodo ?

                                                Sumber :  http://databoks.co.id/

Dari data Statistik Indonesia diatas dapat dilihat bahwa indeks pembangunan infrastruktur jaringan di Indonesia masih di bilang sangat rendah, dari ke-6 negara yang di riset oleh We are social dan hootsuite ternyata Indonesia menempati posisi ke-5. Indonesia hanya berada tepat satu tingkat diatas Vietnam yang berada di posisi paling bawah dalam hal pembangunan infrastruktur, hal tersebut tentu saja membuat presiden Jokowi akan sangat berfokus terhadap pembangunan infrastruktur. Selain itu, pembangunan infrastruktur yang dilakukan pada masa pemerintahan presiden Jokowi akan berfokus pada pembangunan infrastruktur di daerah Indonesia bagian timur. Proyek infrastruktur apa aja yang dicanangkan Jokowi ?

                                                                     Sumber :  http://databoks.co.id/

Proyek pembangunan infrastruktur yang dicanangkan Jokowi di daerah indonesia khususnya indonesia bagian timur difokuskan pada proyek jalan tol, proyek kereta api, proyek bandara, dan proyek pelabuhan. Jika dilihat dari grafik di atas, dapat dianalisis bahwa alasan utama mengapa proyek jalan tol menjadi focus paling besar pada pembangunan infrastruktur di daerah Indonesia bagian timur adalah karena di daerah tersebut sangat minim infrastruktur yang menunjang transportasi darat untuk menuju daerah tertentu disana. Selain itu, proyek bandara, kereta api, dan pelabuhan juga menjadi focus dari pembangunan infrastruktur di daerah Indonesia bagian timur. Semua proyek tersebut bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah-wilayah di Indonesia khususnya untuk wilayah Indonesia bagian timur. Hal itu membuat perjalanan barang dan jasa di daerah tersebut menjadi cepat dan produktif, selain itu juga membuat terjadinya peningkatan jumlah barang/kebutuhan pokok yang tersedia di daerah tersebut. Sehingga membuat harga-harga di daerah tersebut bisa sama dengan harga-harga di daerah lain khususnya sama seperti di daerah jawa.

                                                                      Sumber :  http://databoks.co.id/

Apa alasan presiden Jokowi menghabiskan banyak anggaran APBN untuk Infrastruktur ? Berapa rupiah yang dicanangkan untuk proyek infrastrukturnya itu ?
Salah satu alasan mengapa presiden jokowi berfokus terhadap pembangunan infrastruktur di Indonesia bagian timur adalah untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah-wilayah yang ada di Indonesia. Untuk mewujudkan hal tersebut tentunya, memerlukan anggaran yang cukup besar. Sehingga setiap tahun anggaran untuk infrastruktur mengalami kenaikan yang cukup drastis, hal tersebut bisa dibilang wajar karena pada masa kepemimpinannya, pembangunan infrastruktur menjadi focus utama. Pada tahun 2014-2017, dengan anggaran sebesar Rp 1163.6 triliun presiden mencanangkan setidaknya ada 101 proyek pembangunan infrastruktur yang akan dilakukan di seluruh daerah yang ada di Indonesia khususnya untuk Indonesia bagian timur. Dari 101 proyek pembangunan infrastruktur dibagi menjadi 4 jenis proyek pembangunan yang sudah saya jelaskan pada bagian grafik Data Statistik sebelumnya.

                                                                     Sumber :  http://databoks.co.id/

Apa sih hasil pengorbanan anggaran yang cukup besar untuk infrastruktur tersebut ? Hasil dari pengorbanan anggaran yang besar tersebut dapat dilihat dari grafik diatas, dimana pada tahun 2016 pulau Maluku dan Papua mengalami pertumbuhan ekonomi paling besar diantara pulau lainnya. Hal ini berarti pembangunan pada masa pemerintahan presiden Jokowi bisa dianggap sukses karena mampu meningkatkan konektivitas antar pulau/wilayah yang ada di Indonesia, hal itulah yang membuat pertumbuhan ekonomi di daerah Indonesia bagian timur mengalami peningkatan bahkan tertinggi diantara pulau-pulau lainnya.

Hanya itu yang dapat saya analisis semoga kedepannya pembangunan infrastruktur yang dilakukan presiden Jokowi mampu membuat biaya logistik lebih murah, meningkatkan efisiensi pertukaran barang dan jasa, serta meningkatkan produk nasional sehingga membuat produk nasional dapat bersaing di mancanegara. Sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. 

Senin, 01 Mei 2017

Perseroan Terbatas (PT)

A. Macam-macam Perseroan Terbatas

  Ø  PT Terbuka tercantum dalam UU No.40 tahun 2007, PT Terbuka adalah perseroan yang modal dan jumlah pemegang sahamnya memenuhi kriteria tertantu, atau perseroan yang melakukan penawaran umum sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.
  Ø  PT Tertutup adalah PT (Perseroan Terbatas) yang didirikan dengan tidak menjual sahamnya kepada masyarakat luas, berarti tidak setiap orang dapat ikut menanamkan modalnya.

  Ø  PT Perseorangan adalah saham-saham dalam PT (Perseroan Terbatas) tersebut dikuasai oleh seorang pemegang saham (Pesero).

B. Tujuan Perseroan Terbatas

Untuk menjalankan suatu perusahaan dengan modal tertentu, dimana pemegang saham ikut serta dalam mengambil saham dan melakukan perbuatan-perbuatan hukum dibuat oleh nama bersama dengan tidak bertanggung jawab sendiri untuk persetujuan-persetujuan perseroan itu.

C. Struktur organisasi perseroan terbatas

  Ø  Rapat umum pemegang saham adalah organ perseroan yang mempunyai wewenang yang tidak diberikan kepada direksi atau dewan komisaris dalam batas yang ditentukan dalam UU PT Pasal 1 angka 4.
  Ø  Dewan Komisaris adalah organ Perseroan yang mewakili Pemegang Saham untuk melakukan fungsi pengawasan atas pelaksanaan kebijakan dan strategi Perseroan yang dilakukan oleh Direksi dan memberikan arahan/nasihat kepada Direksi dalam pengelolaan Perseroan dengan itikad yang baik, kehati-hatian dan bertanggung jawab, serta menjalankan fungsi untuk memperkuat citra Perseroan dimata masyarakat dan para pemegang saham.
  Ø  Direksi adalah organ Perseroan yang bertanggung jawab penuh atas pengelolaan Perseroan dengan senantiasa memperhatikan kepentingan dan tujuan Perseroan dan unit usaha serta mempertimbangkan kepentingan para pemegang saham dan seluruh stakeholders.

D. Struktur permodalan perseroan terbatas

  ü  Modal dasar adalah jumlah maksimum modal yang disebut dalam akta pendirian, modal dasar paling sedikit Rp. 50.000.000,00
  ü  Modal yang disanggupkan adalah modal yang paling sedikit 25% dari modal dasar.
  ü  Modal yang disetor adalah modal yang benar-benar telah disetor oleh para pemegang saham pada kas perseroan.

E. Jenis saham perseroan terbatas

  ü  Saham dengan hak khusus untuk mencalonkan anggotaa direksi atau anggota dewan
  ü  Saham dengan hak suara atau tanpa hak suara
  ü  Saham yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk menerima dividen lebih dahulu
  ü  Saham yang setelah jangka waktu tertentu ditarik kembali atau ditukar dengan klasifikasi


   

KOPERASI

A. DEFINISI
“Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang – orang atau badan hukum koperasi yang melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan” (Undang – undang No. 25 tahun 1992)
Berdasarkan batasan koperasi, koperasi Indonesia mengandung 5 unsur sebagai berikut :

  1. Koperasi adalah badan usaha ( Business Enterprise )
  2. Koperasi adalah kumpulan orang – orang dan atau badan – badan hokum koperasi
  3. Koperasi Indonesia adalah koperasi yang bekerja berdasarkan “prinsip – prinsip koperasi”
  4. Koperasi Indonesia adalah “Gerakan Ekonomi Rakyat”
  5. Koperasi Indonesia “berazaskan kekeluargaan
B. TUJUAN
“Memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang – undang Dasar 1945”. (BAB II Pasal 3 Undang – undang RI No. 25 Tahun 1992).

C. FUNGSI DAN PERAN
u  Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.
u  Berperan serta aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.
u  Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai gurunya.
u  Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

D. Prinsip Koperasi
q  Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
q  Pengelolaan dilakukan secara demokratis
q  Pembagian Sisa Hasil Usaha ( SHU ) dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing – masing anggota (andil anggota tersebut dalam koperasi)
q  Pemberian balas jasa terhadap modal terbatas
q  Kemandirian
q  Pendidikan perkoperasian
q  Kerjasama antar koperasi 

E. Asas Koperasi
Menurut Moh. Hatta Asas – asas koperasi :
  1. Tidak Boleh dijual dan dikedaikan barang – barang palsu
  2. harga barang harus sama dengan harga pasar setempat
  3. Ukuran harus benar dan dijamin
  4. Jual beli dengan Tunai. Kredit dilarang karena menggerakan hati orang untuk membeli diluar kemampuannya.
F. Bentuk Koperasi
   ü  Koperasi Primer adalah koperasi yang pendiriannya oleh perseorangan atau perkelompok yang  jumlah anggotanya minimal 20 orang.
   ü  Koperasi Sekunder adalah koperasi yang didirikan oleh sekurang-kurangnya 3 badan hukum koperasi.
Koperasi Sekunder dibagi menjadi :
   Ø  Koperasi Pusat yaitu koperasi yang anggotanya minimal 5 koperasi primer.
   Ø  Gabungan koperasi yaitu koperasi yang anggotanya minimal 3 koperasi pusat.
   Ø  Induk koperasi yaitu koperasi yang anggotanya minimal 3 gabungan koperasi.
   
        agar lebih jelas lagi mengenai koperasi bisa klik Koperasi

Minggu, 02 April 2017

FUNGSI PERMINTAAN, PENAWARAN DAN KESEIMBANGAN PASAR

A. Fungsi Permintaan & Penawaran, serta keseimbangan pasar

Keseimbangan Pasar :  Qd  = Qs 
CONTOH: (*)
Fungsi permintaan akan suatu barang ditunjukkan oleh persamaan : P = 15 – Q sedangkan penawaran : P =  3 + 0.5 Q. Berapakah harga  dan jumlah keseimbangan yang tercipta di pasar?
JAWAB:
Permintaan :  P = 15 – Q     →  Qd  = 15 – P
                      Qd  = Qs →  15 – P = -6 + 2 P 
                                           15+6 = 2P+P
                                            21 = 3P
                                             7  = P
                     Pe =  7
Sehingga :   
                    Qe =  8
Penawaran :  P = 3 + 0.5 Q →  Qs  = -6 + 2 P                   

*Keterangan :
  Qd : Quantity of demand (Jumlah permintaan)
  Qs : Quantity of Supply (Jumlah penawaran)
  P   : Price (Harga)
  Qe : Quantity of Equilibrium (Jumlah keseimbangan)
  Pe : Price of Equilibrium (Harga keseimbangan)

B. PENGARUH PAJAK SPESIFIK TERHADAP KESEIMBANGAN PASAR

Pengaruh pajak  harga jual barang naik, produsen mengalihkan beban pajak kepada konsumen dengan menawarkan harga jual lebih tinggi, akibatnya harga keseimbangan jadi lebih tinggi daripada sebelum pajak dan jumlahnynya jadi lebih sedikit.

PENGENAAN PAJAK t  ATAS SETIAP UNIT

Penawaran : P = a + b Q       (sebelum pajak)
Penawaran : P = a + b Q + t  (sesudah pajak)

CONTOH : (*) dikenakan pajak 3 per unit

Permintaan (tetap) : P = 15 – Q     →  Qd  = 15 – P
Penawaran : P = 3 + 0.5 Q          (sebelum pajak)
                      P = 3 + 0.5 Q + 3    (sesudah pajak) → Qs  = -12 + 2 P
                       Qd  = Qs →  15 – P = -12 + 2 P
                                                   Pe ’  =  9
                                Sehingga :
                                                         Qe’  =  6     
tk  = beban pajak yang ditanggung oleh konsumen
    = Pe ’  -   Pe
    = 9 – 7  = 2  ( pajak yang ditanggung konsumen) → 2/3 * 100% = 67%
tp  = beban pajak yang ditanggung oleh produsen
    = t  -   tk
    = 3 – 2  = 1  ( pajak yang ditanggung produsen) → 1/3 * 100% = 33% < tk
Jumlah pajak yang diterima oleh pemerintah = T  =  Qe’  * t
                                                                                        = 6 * 3 = 18 ( merupakan sumber pendapatan pemerintah/ Sumber pendapatan utama)                                                

C. PENGARUH PAJAK PROPORSIONAL TERHADAP KESEIMBANGAN PASAR

Penawaran : P = a + b Q       (sebelum pajak)
Penawaran : P = a + b Q + t P ( pajak proporsional sebesar t % dari harga jual)

CONTOH: (*)  pemerintah mengenakan pajak sebesar 25 % dari harga jual
Permintaan (tetap) : P = 15 – Q     →  Qd  = 15 – P
Penawaran : P = 3 + 0.5 Q          (sebelum pajak)
                      P = 3 + 0.5 Q + 0.25* P    (sesudah pajak) → Qs  = - 6 + 1.5 P
                       Qd  = Qs →  15 – P = - 6 + 1.5 P
                                                   Pe ’  =  8.4
                                Sehingga :
                                                         Qe’  =  6.6
Pajak yang diterima Pemerintah dari setiap unit barang = t *Pe ’  = 0.25 * 8.4 = 2.1  

tk  = beban pajak yang ditanggung oleh konsumen
    = Pe ’  -   Pe   = 8.4 – 7  = 1.4   → (1.4/2.1) * 100% = 67%
tp  = beban pajak yang ditanggung oleh produsen
    = t  -   tk
    = 2.1 – 1.4  = 0.7 → (0.7/2.1) * 100% = 33% < tk
Jumlah pajak yang diterima oleh pemerintah = T  =  Qe’  * t                                                                                         = 6.6* 2.1 = 13.86


D. PENGARUH SUBSIDI TERHADAP KESEIMBANGAN PASAR

Subsidi merupakan kebalikan atau lawan dari pajak  biasa disebut pajak negatif
Pengaruh subsidi menyebabkan harga jual barang menjadi lebih rendah.

Penawaran : P = a + b Q       (sebelum subsidi)
Penawaran : P = a + b Q – s ( sesudah subsidi)

CONTOH: (*)  pemerintah memberikan subsidi sebesar 1.5 atas setiap unit barang yang diproduksi.

Permintaan (tetap) : P = 15 – Q     →  Qd  = 15 – P
Penawaran : P = 3 + 0.5 Q          (sebelum subsidi)
                      P = 3 + 0.5 Q - 1.5 (sesudah subsidi) → Qs  = - 3 + 2 P
                       Qd  = Qs →  15 – P = - 3 + 2 P
                                                   Pe ’  =  6
                                Sehingga :
                                                         Qe’  =  9

sk  = subsidi yang diterima oleh konsumen secara tidak langsung
    = Pe  -   Pe ’     = 7 – 6  = 1   → 1/1.5 * 100% = 67%
sp  = subsidi yang diterima oleh produsen
    = t  -   sk
    = 1.5 – 1  = 0.5 →(0.5/1.5) * 100% = 33%

Jumlah subsidi yang dibayarkan oleh  Pemerintah = S = Qe ’  * s =  9 * 1.5 = 13.