Jumat, 12 Mei 2017

Membandingkan Keuntungan & Kerugian Badan Usaha (Chapter 5)

1) Membandingkan kelebihan dan kekurangan dari perusahaan perseorangan

Kelebihan perusahaan perseorangan:

- Modal yang dibutuhkan relatif kecil.
- Laba perusahaan menjadi milik sendiri.
- Keputusan mudah diambil karena memang wewenang pemilik.
- Kerahasiaan perusahaan lebih terjamin.
- Mudah mengontrol dan menemukan kesalahan pengelolaan.
- Pemilik memiliki kebebasan dalam mengelola perusahaan.

Kekurangang perusahaan perseorangan:

- Usaha sulit berkembang karena modal usaha kecil.
- Kerugian perusahaan ditanggung oleh pemilik.
- Sulit memperoleh pinjaman karena perusahaan tidak berbadan hukum.
- Kelangsungan perusahaan bergantung pada pemilik.
- Tanggung jawab tidak terbatas pada modal. Artinya, harta pribadi pemilik dapat dipakai membayar utang.
- Tanggung jawab dan risiko ditanggung sendiri.

2) Menjelaskan perbedaan dari CV dan firma, dan membandingkan kelebihan dan kekurangan dari persekutuan

Yang merupakan hal penting dalam perbedaan CV dan Firma adalah pengurus perusahaan. Di mana pengurus perusahaan di dalam CV dan Firma ini berbeda satu sama lainnya. Di dalam Firma, pengurus Firma minimal dua orang sebagai Direktur yang memiliki hak untuk bertindak dengan atas nama badan usaha yang dipimpinnya. Tidak adanya perbedaan tugas direktur pada Firma ini. 

Berbeda dengan para pengurus CV yang memang minimal terdiri dari 2 orang juga. Namun yang jadi perbedaan CV dan Firma adalah 2 orang ini terdiri dari Pesero Aktif dan juga Persero Pasif. Di mana para pengurus dari pesero Aktif dan pesero pasif ini akan berbeda satu sama lainnya dalam hal tugas yang merupakan tanggung jawabnya. Oleh sebab itu, adanya perbedaan tugas antara pesero aktif dan pasif inilah yang membedakan dengan Firma. 

Kelebihan firma:

- Pengelolaan lebih profesional dengan adanya pembagian kerja.
- Pemimpin firma dipilih berdasarkan keahlian masing-masing.
- Modal relatif lebih besar.
- Pembagian keuntungan didasarkan perbandingan modal yang disetor.
- Semua anggota firma bertindak sebagai pemilik perusahaan yang harus aktif mengelola usaha.
- Lebih mudah meminjam modal karena memiliki akta notaris.

Kekurangan firma:

- Tanggung jawab tidak terbatas pada modal, namun termasuk harta pribadi.
- Jika ada anggota yang melakukan pelanggaran hukum, maka semua anggota firma terkena akibatnya.
- Kerugian satu anggota akan ditanggung bersama.
- Hak milik perusahaan tidak dapat dipisahkan dari kekayaan pribadi.
- Jika firma bangkrut, harta pribadi dapat ikut tersita.
- Dapat menimbulkan perselisihan jika pembagian keuntungan tidak adil.

Kelebihan CV:

- Relatif lebih mudah dalam mencari tambahan modal dari anggota pasif.
- Mudah dalam pencarian kredit.
- Pengelolaannya dapat diserahkan kepada pihak yang memiliki keahlian di bidangnya.
- Tanggung jawab pesero pasif terbatas.
- Modal relatif lebih besar.
- Kelangsungan usaha lebih terjamin.

Kekurangan CV:

- Pesero pasif tidak mengelola perusahaan dan hanya mempercayakan modal kepada pesero aktif.
- Tanggung jawab pesero aktif tidak terbatas.
- Harta kekayaan pesero aktif dapat disita jika perusahaan mengalami kebangkrutan.
- Modal yang telah disetor pesero pasif sulit ditarik kembali karena telah digunakan sebagai modal.
- Keuntungan dibagi antaranggota.

3) Membandingkan kelebihan dan kekurangan dari korporat, dan menjelaskan perbedaan dari C corporations, S corporations, dan LLC.

Kelebihan Perseroan Terbatas (PT):

- Relatif mudah mendapat tambahan modal.
- Mudah mendapat pinjaman modal karena statusnya yang berbadan hukum.
- Tanggung jawab pemegang saham terbatas pada modal yang ditanamkan.
- Penanaman modal berupa saham pada PT mudah diperjualbelikan.
- Kelangsungan perusahaan terjamin karena tidak tergantung pada pemimpin dan pemegang saham.
- Pengelolaannya profesional karena dipegang oleh masing-masing ahlinya.
- Harta perusahaan terpisah secara manajemen dengan harta pemegang saham.
- Ada jaminan kesejahteraan bagi karyawan.

Kekurangan Perseroan terbatas (PT):

- Prosedur pendirian PT relatif sangat sulit.
- Rahasia perusahaan dapat diakses secara umum
- Adanya kemungkinan nepotisme karena pimpinan perusahaan dipilih oleh pemegang saham terbesar.
- Keuntungan dibagi dengan pemegang saham.
- Adanya pajak perusahaan sehingga keuntungan perusahaan berkurang.
- Perhatian pemegang saham terhadap perusahaan kurang karena tanggung jawabnya terbatas.

Perusahaan C adalah sebuah perusahaan yang dianggap sebagai badan hukum dan pajaknya terpisah dari pemiliknya. Kebanyakan perusahaan besar dan sebagian besar perusahaan kecil dianggap C korporasi. Namun, banyak usaha kecil sering memilih untuk memulai sebagai sebuah perusahaan S atau LLC karena mereka dapat mengajukan untuk menjadi perusahaan C di lain waktu.

Secara sederhana, perusahaan S adalah tipe khusus dari korporasi yang diciptakan melalui pemilihan pajak IRS yang memberikan badan usaha perlindungan yang diterima dari penggabungan tanpa pajak ganda. Karena keuntungan yang diberikan perusahaan S, seringkali perusahaan ini merupajan pilihan terbaik untuk usaha kecil dan pemula.

Korporasi S mempunyai keuntungan dari kewajiban terbatas (seperti korporasi) dan pajak yang lebih sederhana (seperti perusahaan rekanan). Untuk memenuhi syarat status korporasi S, sebuah perusahaan harus mempunyai kurang dari 100 pemegang saham; pemegang sahamnya haruslah individu atau estat dan merupakan warga Negara atau penduduk permanen AS; dan perusahaan tidak dapat mempunyai laba yang 25% atau lebih darinnya di dapatkan dari sumber pasif.

LLC adalah badan usaha hibrida yang memungkinkan seseorang atau orang untuk menjalankan usaha mereka tanpa menempatkan pada risiko aset pribadi mereka dengan cara membatasi kewajiban mereka, tanpa kompleksitas perusahaan umum digunakan. Badan usaha ini tidak menerbitkan saham, dan pemiliknya disebut sebagai anggota.

4)      Menjelaskan dan memberikan contoh dari tiga bentuk corporate mergers, dan menjelaskan peran dari leveraged buyouts.

- Penggabungan horisontal, yaitu penggabungan perusahaan-perusahaan yang sejenis yang menjadi satu perusahaan yang lebih besar. Pada umumnya dasar dibentuknya penggabungan usaha ini adalah untuk menghindari adanya persaingan diantara perusahaan yang sejenis dan meningkatkan efisiensi diantara perusahaan-perusahaan yang bersangkutan tersebut.

- Penggabungan vertikal, yaitu penggabungan perusahaan yang sebelumnya, keduanya mempunyai hubungan yang saling menguntungkan, misalnya suatu perusahaan lain yang kemudian pemasok (supplier) bahan baku perusahaan lain yang kemudian bergabung agar dapat terjaga adanya kepastian bahan baku dan kontinuitas produksi.

- Penggabungan konglomerat, yaitu merupakan kombinasi dari penggabungan horisontal dan vertikal. Penggabungan konglomerat ini merupakan gabungan dari perusahaan-perusahaan yang memiliki usaha yang berlainan misalnya perusahaan angkutan bergabung dengan perusahaan jasa hotel dan perusahaan makanan (catering).

Pembelian terutang (Leveraged Buyouts) adalah akuisisi (biasanya perusahaan, tetapi bisa pula aset tunggal seperti real estat) yang harga belinya dibantu oleh gabungan saham dan utang dan yang arus kas atau aset targetnya dipakai untuk menjamin dan melunasi utang. Karena utang biasanya memiliki biaya modal yang lebih rendah daripada saham, imbal balik saham meningkat seiring peningkatan utangnya. Utang tersebut otomatis menjadi dongkrak untuk menambah imbal balik yang menjadi asal usul istilah LBO. Leveraged buyout adalah upaya oleh manajer dan kaaryawan untuk meminjam uang dan membeli perusahaan tersebut. Individu yang bersama-sama atau sendiri membeli semua saham untuk mereka sendiri di katakan melakukan privatisasi perusahaan.

5) Membandingkan kelebihan dan kekurangan dari franchises, dan peluang dari keberagaman dalam franchising serta tantangan dari global franchaising

Kelebihan membeli franchise:

-Bisnis bisa cepat dibuka.
Sejak Anda memutuskan membeli franchise tertentu sampai bisnis (outlet) dibuka, waktunya relatif singkat. Proses bisa lebih cepat bila franchisee sudah punya tempat (milik sendiri, kontrak, atau kredit bank) di lokasi yang cocok.
-Sudah ada sistem.
Pembeli franchise tidak perlu mencari-cari atau merancang sistem (keuangan, kriteris SDM, peralatan atau teknologi, pasokan produk barang atau jasa atau bahan baku, menentukan harga jual, dan lain-lain. Franchisor (pemilik franchise) sudah menyiapkan semuanya. Pihak franchisee tinggal menjalankan sesuai petunjuk dan aturan main yang diberikan.
-Adanya pelatihan.
Sebelum usaha dibuka, pihak franchisor biasanya melakukan pelatihan bagi franchisee atau orang yang ditunjuk. Training atau pelatihan sedemikian rupa sehingga begitu outlet dibuka, bisnis bisa langsung menggelinding seperti outlet lain yang sudah lama buka (suskes).
-Menumpang nama besar dan sudah dikenal.
Membangun bisnis atau sebuah brand, perlu waktu lama. Dengan membeli franchise, pihak franchisee berhak menggunakan nama besar yang sudah dikenal luas dan terbukti sukses di pasar.
-Risiko kecil.
Bisnis apapun memiliki risikonya sendiri. Termasuk bisnis franchise. Namun, dibanding membuka bisnis baru, risiko kegagalan bisnis franchise relatif lebih kecil.
-Bisa untuk latihan.
Membeli franchise dapat dimanfaatkan sebagai sarana latihan untuk nantinya membuka  bisnis sendiri. Banyak franchisor yang pada awalnya adalah franchisee.

Kekurangan bisnis franchise:

-Membayar franchise fee.
Biaya ini harus dibayarkan atau dilunasi ketika terjadi kesepakatan antara pihak pembeli dan penjual franchise. Franchise fee berlaku untuk waktu 3, 5, 7 atau 10 tahun. Besarnya sangat bervariasi mulai dari jutaan rupiah, puluhan juta, ratusan juta sampai milyaran rupiah. Hal ini diluar investasi lain, seperti ruko atau bangunan. Bila membangun bisnis sendiri, uang ini dapat dijadikan modal.
-Membayar royalty fee.
Royalty fee adalah jenis pembayaran yang harus dibayarkan setiap bulan kepada pihak franchisor. Besarnya bervariasi antara 2 - 10 persen. Rolaty fee  umumnya dihitung dari total pendapatan per bulan. Jadi, meski bisnis mungkin belum untung, royalty harus tetap dibayarkan.
-Tidak bebas.
Adanya sistem dan aturan-aturan main yang harus diikuti, selain membantu dan memudahkan pembeli franchise ternyata di sisi lain membuat franchisee merasa dikekang atau tidak bebas. Bila ingin menambah atau mengubah menu yang dinilai lebih menjual seperti pada franchise makanan misalnya, harus dengan persetujuan pihak franchisor.
-Pengawasan terus-menerus.
Untuk mencapai tujuan yang diinginkan, franchisor melakukan kontrol dan pengawasan berkesinambungan. Bahkan, dalam hal pendapatan atau keuntungan yang diperoleh, pihak franchisor tahu persis berapa jumlahnya. Franchisee sering merasa tidak nyaman karena dari hari ke hari berada dalam pengawasan dan merasa dimata-matai.
Acap kali terdapat kesulitan untuk memindahkan sebuah ide atau produk yang berhasil di Amerika Serikat ke kultur lain. Penting untuk beradaptasi pada daerah tersebut.


6) Menjelaskan peran dari koperasi.


Koperasi adalah organisasi yang dimiliki oleh anggota atau pelanggan. Sejumlah orang membentuk koperasi untuk member anggotannya kekuatan ekonomi yang lebih besar di bandingkan kekuatan mereka secara individu. Bisnis kecil acap kalli membentuk koperasi untuk member mereka kekuatan pembelian, pemasaran, atau pengembangan produk yang lebih besar.

Refrensi : William Nickels, James McHugh, Susan McHugh-Understanding Business-McGraw-Hill Education (2015)

Etika dan Tanggung Jawab Sosial (Chapter 4)

1.      Menjelaskan mengapa legalitas hanyalah langkah pertama dalam berperilaku etis.
Karena legalitas adalah cakupan etika yang lebih sempit. Seseorang hanya bisa bertindak secara etis saat ia telah menjawab tiga pertanyaan tentang etika, yaitu; apakah tindakan saya legal, apakah tindakan saya seimbang, dan bagaimana perasaan saya tentang tindakan tersebut. Jadi, mematuhi hukum yang berlaku hanyalah langkah pertama bertindak etis. Legalitas dibuat di atas kertas untuk melindungi masyarakat dari tindakan kriminal. Semenrara etika bekerja di bidang yang lebih luas, yaitu melindungi orang agar merasa nyaman di lingkungannya.

2.  Mengajukan tiga pertanyaan yang harus dijawab ketika dihadapkan dengan tindakan yang berpotensi tidak etis.
1. Apakah tindakan saya legal?
2. Apakah tindakan saya seimbang?
3. Bagaimana perasaan saya mengenai tindakan tersebut?

3.      Mendeskripsikan peran management dalam menetapkan standar etis 

    Etika sangat diperlukan dalam dunia bisnis. Etika yang baik dimulai dari CEO sampai karyawan harus diterapkan. Untuk itu peran managmement dalam menetapkan standar etis sangat penting, di antaranya : 

1. Maintain good reputation 
      Menjaga nama baik perusahaan sangat penting untuk kelangsungan hidup perusahaan. Hal ini dikarenakan perusahaan sangat memerlukan investor untuk mengembangkan perusahaannya. Setiap investor sebelum memutuskan untuk menanamkan modalnya di suatu perusahaan akan terlebih dahulu melihat nama baik perusahaan di mata masyarakat , pemerintahan, serta di dalam dunia bisnis. Untuk itu peran management dalam hal ini sangat diperlukan. 

2. Keep and attract coustemers 
     Dalam mencari, menarik, dan menjaga pelanggan harus sesuai dengan standar etis. Misalnya harus lebih jujur dalam membuat iklan produk. Management pemasaran bertanggung jawab dalam hal ini untuk mengatur dan menetapkan standar etis suatu produk iklan agar tidak merugikan masyarakat. 

3. Advoid lose 
     Bisnis yang baik akan menghasilkan hasil yang baik. Perlu adanya pengelola yang baik agar perusahaan bisa berjalan dengan baik sesuai dengan standar etis yang berlaku. 

4. Reduce Ruse 
     Kerugian dalam berbisnis tidak dapat dihindari begitu saja. Dengan adanya standar etis yang berlaku maka ada batas- batas agar setiap perusahaan mengurangi atau meminimalisir kecurangan-kecurangan yang tidak sesuai dengan standar etis. 


    4.  Membedakan antara kode etika yang berdasarkan kepatuhan dan yang berdasarkan integritas
Kode etika yang berdasarkan kepatuhan adalah kode etika yang menekankan pada pencegahan perilaku yang melanggar hukum, dengan meningkatkan kontrol dan  memberikan sanksi kepada yang melanggar.
Kode etika yang berdasarkan integritas adalah kode etika yang bukan hanya patuh agar tidak mendapat sanksi, melainkan juga kesadaran yang menjadi sebuah tanggung jawab, misalnya dalam berbisnis dengan menciptakan sebuah lingkungan yang secara etis mendukung perilaku yang baik, dan menekankan akuntabilitas bersama antarkaryawan.

    5. Mendefinisikan tanggung jawab social korporat dan memeriksa tanggung jawab korporat. 
Tanggung jawab sosial korporat adalah perhatian yang dimiliki bisnis terhadap kesejahteraan masyarakat. Didasarkan pada komitmen terhadap prinsip-prinsip dasar, seperti Integritas, keadilan, dan rasa hormat
Tanggung jawab korporat ke beragam pemangku kepentingan?
- Korporat bertangung jawab kepada pelanggan dalam hal pemuasan pelanggan dengan menawarkan barang dan jasa yang terbaik.
- Korporat bertanggung jawab terhadap investor dalam hal memakmurkan pemegang saham dalam hal itu melakukan hal-hal yang menguntungkan di satu pihak saja semisal insider trading
- Korporat bertanggung jawab terhadap karyawan dalam hal kesejahteran karyawan dengan meningkatkan taraf hidup mereka dengan cara memberikan kesempatan bila mereka ingin berkembang dan memberikan rasa hormat kepada mereka ketika bekerja
- Korporat bertanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan dalam hal menjaga linbgkungan sekitar dengan cara tidak mencemari lingkungan dengan limbah-limbah yang dihasilkan oleh sebuah perusahaan/korporat

    6. Menganalisis peran bisnis Amerika dalam memengaruhi perilaku etis dan tanggung jawab social dalam pasar global

Sebagai kekuatan ekonomi global sejak akhir PDII hingga saat ini, etika bisnis sangat dikembangkan oleh perusahaan-perusahaan di Amerika. Mereka membuat code of conduct sebagai aturan dan pertanggungjawaban resmi dalam proses management. Ada 4 tanggung jawab yang dibutuhkan perusahaan untuk dapat dikatakan etis, yakni: tanggung jawab terhadap karyawan, sumber daya alam, konsumen dan investor. Setiap tanggung jawab memerlukan pengetahuan yang mumpuni seperti: akuntansi untuk laporan keuangan, management untuk pengambilan keputusan dan ilmu ekonomi untuk menganalisis situasi ekonomi saat ini agar keputusan yang diambil dapat dipertanggungjawabkan. Pengetahuan tersebut membantu perusahaan untuk mengambil keputusan secara tepat setiap saat. Ada 108 perusahaan di Amerika yang dikategorikan sebagai “Perusahaan Etis tahun 2016” oleh Forbes. Mereka terkategorikan etis karena: memiliki code of conduct, mempraktekkannya secara serius, ketat dalam menerapkan aturan, dan mempengaruhi pasar global dengan baik secara moral maupun ekonomi. Kebutuhan universal dalam code of conduct diterapkan untuk mewujudkan stabilitas perusahaan seperti: menghormati orang lain, akses adil untuk semua pekerja, tidak korupsi, dan tanggung jawab terhadap karyawan, sumber daya alam, konsumen dan investor. Cisco, Dell, Starbucks dan Hasbro Inc. adalah perusahaan terkenal yang berhasil mengembangkan code of conduct mereka – silahkan mencari sumber lain untuk keterangan lebih lanjut. Semoga kita dapat menjadikan ketiga perusahaan tersebut model untuk menerapkan keputusan etis di perusahaan kita.

Refrensi : William Nickels, James McHugh, Susan McHugh-Understanding Business-McGraw-Hill Education (2015)

Rabu, 10 Mei 2017

Peningkatan Pembangunan Manusia Indonesia

Negara maju tentu memiliki indeks pembangunan yang baik. Ada beberapa indikator untuk mengukur indeks pembangunan manusia atau Human Development Indeks (HDI), antara lain indeks kesehatan, indeks pendidikan, dan indeks standard hidup yang layak. Pada artikel ini akan dibahas indeks pembangunan manusia Indonesia.  
                                                   Sumber : databoks.katadata.co.id


Dari data statistic diatas dapat dilihat bahwa indeks pembangunan manusia Indonesia (IPM) pada tahun 2015 mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yang berarti ada perbaikan yang telah berhasil pemerintah lakukan. Apa aja sih perbaikan yang berhasil pemerintah lakukan ? seperti yang telah dijelaskan sebelumnya indikator untuk mengukur IPM adalah indeks pendidikan, indeks kesehatan, dan indeks standard hidup yang layak. Jika dilihat dari grafik diatas maka dapat disimpulkan bahwa pada tahun 2015 telah terjadi perbaikan kualitas pendidikan yang mencakup angka anak dibawah 15 tahun yang melek huruf meningkat & angka anak yang mengalami putus sekolah berkurang, pada tahun 2015 juga telah terjadi peningkatan kualitas kesehatan berupa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang membuat angka harapan hidup meningkat & angka kematian bayi mengalami penurunan. Di tahun 2015 indeks standard hidup layak penduduk Indonesia mengalami peningkatan yang memiliki arti bahwa penduduk Indonesia memiliki pendapatan yang layak sesuai dengan kebutuhan mereka atau bahkan melebihi.
                                                     Sumber : databoks.katadata.co.id

Dari grafik diatas dapat dilihat bahwa dari tahun 2010-2016 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia mengalami peningkatan setiap tahunnya, hal tersebut berarti adanya peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, & standard hidup layak yang dilakukan oleh pemerintah. Walaupun kenaikannya setiap tahun tidak besar tetapi hal tersebut menunjukan bahwa pemerintah mempunyai niat yang serius untuk perbaikan indeks pembangunan manusia (IPM) Indonesia. Perbaikan IPM yang dilakukan pemerintah merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia agar mampu bersaing dalam masyarakat ekonomi asean (MEA) yang akan mulai diberlakukan pada tahun 2016.
                                                                   Sumber : databoks.katadata.co.id

Jika dilihat dari data statistic diatas dapat diketahui bahwa indeks pembangunan manusia Indonesia tertinggi terdapat di Provinsi DKI Jakarta, hal tersebut bisa dikatakan wajar karena Jakarta merupakan ibukota negara yang menjadi cerminan dari negara Indonesia. Hal itu berarti kualitas pendidikan & kesehatan di DKI Jakarta jauh lebih  baik diantara provinsi lainnya, serta standard hidup layak di Jakarta jauh lebih tinggi diantara provinsi lainnya. Kemudian di posisi kedua ada provinsi DI Yogyakarta yang memiliki IPM yang tinggi di Indonesia, hal itu berarti kualitas pendidikan, kesehatan, & standard layak hidup yang ada di DI Yogyakarta tidak kalah baik dengan yang ada di DKI Jakarta. Kemudian di peringkat ketiga ada Provinsi Kalimantan Timur, serta di peringkat 10 ada Provinsi Jawa Barat.
                                                                    Sumber : databoks.katadata.co.id

Walaupun setiap tahun IPM Indonesia mengalami kenaikan, namun untuk tingkat global pembangunan manusia Indonesia masih sangat tertinggal. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), IPM Indonesia yang dirilis pada 2013 menempatkan Indonesia di peringkat 108 dari 187 negara. Kualitas manusia Indonesia masih jauh tertinggal dari Singapura, Brunei Darussalam, Malaysia, & Thailand di kawasan ASEAN. Namun, kualitas manusia Indonesia masih jauh lebih baik dibandingkan Filipina, Vietnam, Kamboja, Laos, & Myanmar. Hal tersebut berarti pemerintah Indonesia harus terus lebih meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, serta standard hidup layak jauh lebih baik dari sebelumnya agar dapat menyamai atau bahkan melebihi keempat negara yang lebih baik dibandingkan Indonesia di kawasan ASEAN. Selain itu perbaikan kualitas manusia Indonesia juga sangat diperlukan agar manusia Indonesia mampu bersaing dengan manusia negara lain di dalam masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada 2016.

Kamis, 04 Mei 2017

Doing Business in Global Markets (Chapter 3)


Pentingnya Pasar Global

·   1. Tidak ada negara yang bisa memproduksi semua jenis barang atau jasa yang dibutuhkan dan diinginkan masyarakatnya.
·         2. Setiap negara membutuhkan negara lain untuk mencukupi kebutuhannya.
·     3. Perdagangan global membuat sebuah negara bisa memproduksi barang  terbaik yang bisa mereka produksi dan membeli barang yang mereka butuhkan dari negara lain.
Teori Keuntungan Komparatif (David Ricardo)

·         Perbedaan keunggulan.
·       Sebuah negara harus menjual ke negara lain barang yang mereka produksi paling efektif dan paling efisien, dan membeli barang dari negara lain produk-produk yang tidak bisa diproduksi seefisien dan seefektif negara lain.
·      Teori keuntungan komparatif akan tercapai jika suatu negara mampu memproduksi barang dan jasa lebih banyak dengan biaya yang murah daripada negara lain.
Teori Keuntungan Absolut (Adam Smith)

·     Sebuah negara memonopoli produksi suatu produk atau memproduksi sebuah produk lebih efisien daripada seluruh negara.
·         Sebuah negara melakukan spesialisasi produk.
Ekspor dan Impor

·      Exporting adalah memproduksi barang di dalam negeri dan menjualnya ke luar negeri.
·   Importing adalah membeli barang jadi dari luar negeri dengan tujuan menjualnya kembali di dalam negeri

Istilah-istilah dalam Perdagangan Bebas

·   Neraca Perdagangan adalah total nilai ekspor suatu barang yang dibandingkan dengan impor selama satu periode tertentu
·      Neraca Pembayaran adalah selisih antara  uang yang masuk ke suatu negara dari ekspor dan uang yang keluar dari impor ditambah aliran uang lainnya
·      Dumping adalah menjual barang ke negara lain lebih murah dibandingkan di dalam negeri
Strategi Menguasai Pasar Global

a.        Lisensi

Lisensi adalah hak yang diberikan lisensor kepada lisensi hanya berupa hak kekayaan intelektual saja.
Contoh : Lisensi Warner Bros

b.        Franchising

Franchising adalah hak yang diberikan Franchisor kepada franchaise berupa hak   kekayaan intelektual dan format bisnis
Contoh : KFC dan Mc Donalds

c.         Pengembangan Ekspor

d.        Contract Manufacturing

Contract Manufacturing adalah label perusahaan asing yang digunakan oleh perusahaan lokal
Contoh : Intel di komputer

e.         Kerjasama Internasional dan Strategi aliansi

Kerjasama internasional adalah kerjasama antar dua negara atau lebih dalam proyek yang sama.
Contoh : AEC ( Asean Economics Community)

Strategi aliansi adalah hubungan jangka panjang antara dua perusahaan atau lebih yang dibangun untuk saling membantu dan membangun kompetisi pasar
Contoh : Aqua berhasil memasuki pasar global setelah partner dengan Danone

f.         Foreign Direct Invetsment

n  Foreign Direct Investment (FDI) adalah pembelian secara permanen properti dan bisnis di negara lain
Contoh : Freeport di Papua
n     Foreign Subsidiary adalah anak cabang perusahaan di negara lain
n Perusahaan Multinasional adalah Perusahaan yang produksi dan pemasaran produknya dibanyak negara serta pengelolaan dan kepemilikan sahamnya bersifat multinasional
Contoh : PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Dimana produk indomie nya sudah    ekspansi ke eropa, afrika hingga amerika.
n  Sovereign Wealth Funds (SWFs) adalah Pendanaan investasi yang dipegang luas oleh pemerintah di luar negeri
Contoh : Kereta Cepat di DKI Jakarta yang dibangun oleh dana pemerintah Tiongkok

Hal Yang Mempengaruhi Perdagangan Global
•      Sosiokultur
•      Ekonomi dan Keuangan
•      Legal dan Regulasi
•      Lingkungan dan Fisik
Trade Protectionism adalah penggunaan regulasi pemerintah untuk membatasi impor barang dan jasa
Bentuk Trade Protectionism
•      Tariffs
•      Kuota Impor dan Embargo
World Trade Organization
•      General Agreement on Tariffs and Trade (GATT)
•      World Trade Organization (WTO)
•      Common Market
Offshore Outsourcing adalah Proses dimana perusahaan mengontrak dengan perusahaan lain untuk mengerjakan sebagian atau semua fungsi perusahaan tersebut

Rencana Untuk Menghadapi Pasar Global
•      Belajar bahasa asing dan budayanya

•      Mengambil kursus mengenai bisnis global


Refrensi : William Nickels, James McHugh, Susan McHugh-Understanding Business-McGraw-Hill Education (2015)