Tampilkan postingan dengan label Kantor Bupati Cilacap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kantor Bupati Cilacap. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 November 2021

Hasil Kolaborasi Pemprov Jateng dengan Pemkab Cilacap dalam Memperbaiki Infrastruktur Jalan


Sebelum tahun 2019, Infrastruktur jalan yang menghubungkan empat desa di pinggiran sebelah utara Kabupaten Cilacap setiap tahunnya mengalami kerusakan yang cukup parah. Adapun keempat desa di pinggiran sebelah utara Kabupaten Cilacap yang Infrastruktur jalannya rusak setiap tahunnya sebelum tahun 2019 adalah Desa Pesanggrahan, Desa Keleng, Desa Karangjengkol, dan Desa Ciwuni. Infrastruktur jalan yang rusak setiap tahunnya sebelum tahun 2019 adalah sepanjang 6 KM, yaitu dari Jalan Letnan Sutrisno, Jalan Ranuwisastro, Jalan Letnan Suwaji, hingga Jalan Karya Menawi. Bahkan di beberapa ruas jalan di keempat desa tersebut ada jembatan yang berlubang sehingga sangat membahayakan pengguna jalannya.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan kerusakan infrastruktur jalan di keempat desa tersebut, yaitu musim hujan yang cukup Panjang dan kontur tanah dari empat desa di pinggiran sebelah utara Kabupaten Cilacap. Kerusakan jalan yang disebabkan oleh kedua faktor tersebut diperparah dengan adanya frekuensi truk-truk bermuatan beban berat melawati akses jalan di keempat desa tersebut. Selain itu, perbaikan infrastruktur jalan di keempat desa tersebut setiap tahunnya menggunakan material kontruksi jalan yang tidak sesuai kebutuhan. Sebelum tahun 2019, setiap tahunnya perbaikan infrastruktur jalan di empat desa tersebut menggunakan material kontruksi jalan aspal sehingga menyebabkan setiap tahunnya infrastruktur jalan di empat desa tersebut akan cepat mengalami kerusakan.

Setiap harinya ruas jalan keempat desa tersebut dilewati 270-300 truk keluar masuk untuk mengangkut komoditas batu belah. Komoditas batu belah yang diangkut oleh truk-truk tersebut berasal dari Desa Karangjengkol dan Desa Ciwuni. Tingginya intensitas pergerakan truk-truk melintasi akses jalan di empat desa tersebut disebabkan oleh tingginya permintaan kebutuhan batu belah untuk proses pembangunan. Dengan tingginya intensitas truk-truk melewati ruas jalan di keempat desa tersebut, kepala desa dari keempat desa di pinggiran utara Kabupaten Cilacap sepakat untuk mengajukan ke pemerintah Kabupaten Cilacap untuk memperbaiki infrastruktur jalan dengan material kontruksi jalan yang lebih baik, yaitu dengan menggunakan material kontruksi jalan cor beton/rabat beton/rigid beton agar lebih awet.

Permasalahan kerusakan infrastruktur jalan di keempat desa tersebut terdengar hingga ke telinga Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta pemerintah Kabupaten Cilacap dan DPRD Kabupaten Cilacap agar dapat merealisasikan permintaan perbaikan infrastruktur jalan yang diajukan oleh keempat kepala desa tersebut. Bahkan Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan jika APBD Kabupaten Cilacap tidak memungkinkan untuk membiayai perbaikan infrastruktur jalan di keempat desa tersebut maka Pemerintah Kabupaten Cilacap dapat mengajukan permohonan kepada Pemprov Jawa Tengah untuk membantu mendanai perbaikan infrastruktur jalan tersebut.

Singkat cerita, rapat koordinasi kepala desa di empat desa tersebut dengan Bupati Cilacap dan DPRD Kabupaten Cilacap menghasilkan kesepakatan untuk memperbaiki infrastruktur jalan di keempat desa tersebut dengan menggunakan material kontruksi jalan yang lebih baik, yaitu dengan menggunakan rigid beton. Hasil rapat koordinasi tersebut menghasilkan bahwa perbaikan infrastruktur jalan di keempat desa tersebut membutuhkan dana sekitar 25 miliar rupiah. Namun, karena adanya keterbatasan APBD yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Cilacap maka Pemerintah Kabupaten Cilacap dan DPRD Kabupaten Cilacap melakukan rapat koordinasi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terkait pembiayaan perbaikan infrasktur di keempat desa tersebut. Hasil rapat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Cilacap dan DPRD Kabupaten Cilacap dengan Gubernur Jawa Tengah menghasilkan bahwa pembiayaan perbaikan infrastruktur jalan di keempat desa tersebut 20 miliar rupiah dibiayai oleh APBD Pemprov Jawa Tengah dan 5 miliar rupiah dibiayai oleh APBD Pemkab Cilacap.

Setelah adanya kesepakatan antara kepala desa dari keempat desa, Bupati Kabupaten Cilacap, DPRD Kabupaten Cilacap, dan Pemprov Jawa Tengah. Pemerintah setempat langsung berusaha menyiapkan proses tender untuk pengerjaan cor beton untuk perbaikan infrastruktur jalan di keempat desa tersebut. Pengerjaan rigid beton untuk perbaikan infrastruktur jalan di keempat desa tersebut selesai pada pertengahan tahun 2019. Singkat cerita, proses perbaikan infrastruktur jalan di keempat desa tersebut selesai dan akan diresmikan oleh Pemprov Jawa Tengah dan Pemkab Cilacap.

Pada peresmian infrastruktur jalan yang telah diperbaiki dengan menggunakan material kontruksi jalan dengan menggunakan rigid beton dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Wakil Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rachman. Dalam pegelaran peresmian tersebut warga dari keempat desa tersebut sangat antusias dengan menyediakan 1089 tumpeng secara swadaya sebagai bentuk terimakasih kepada Pemprov Jawa Tengah dan Pemkab Cilacap atas perbaikan infrastruktur jalan tersebut. Dengan diresmikannya infrastruktur jalan di keempat desa tersebut oleh Gubernur Jawa Tengah dan Wakil Bupati Cilacap kini akses jalan yang melintasi keempat desa tersebut sudah dapat dilewati oleh warga sekitar dengan nyaman dan aman.




Transformasi Alun-Alun Kabupaten Cilacap Saat Ini

 

Tahun 2019, Alun-Alun Kabupaten Cilacap di sulap dalam waktu 3 bulan menyerupai Malioboro, Jogjakarta. Alun-alun Kabupaten Cilacap di renovasi besar-besaran dari yang tadinya hanya ada pohon-pohon beringin besar dan lapangan saja menjadi sebuah alun-alun yang memiliki track lari, tempat duduk yang nyaman, dan spot-spot foto yang bagus. Selain itu, ketika malam hari tiba alun-alun cilacap akan terlihat indah dengan air mancur warna-warni di dekat tugu nelayan dan tower masjid jami Darussalam yang juga berubah warna-warni semakin mempercantik alun alun cilacap.

Alun-Alun kabupaten cilacap terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Sidanegara, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Alun-Alun Cilacap berjarak 1,2 km ke stasiun cilacap serta berjarak 800 meter ke terminal cilacap. Pasar terdekat dari alun-alun cilacap adalah pasar saliwangi, pasar gede, dan pasar guntur. Alun-alun cilacap tidak cukup besar tetapi sangat asri dan ramai dikunjungi oleh warga cilacap.

1.    Tempat- Tempat di Sekitar Alun-Alun Kabupaten Cilacap

Seperti alun-alun kabupaten/kota lainnya, di alun-alun kabupaten cilacap juga terdapat sebuah mesjid besar dan pusat pemerintahan kabupaten cilacap (kantor bupati cilacap) serta ada juga tugu nelayan, air mancur, lembaga pemasyarakatan cilacap, dan kejaksaan negeri cilacap.

A.   Tugu Nelayan

Tugu Nelayan merupakan sebuah patung suami istri nelayan yang sedang mengangkat bunga wijayakusuma. Tugu Nelayan terletak persis di depan pelataran alun-alun. Tugu Nelayan berada di jalan protokol, yaitu di Jalan Jenderal Sudirman, Sidanegara, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Tugu ini menjadi pusat persimpangan tiga arah. Selain itu, ketika malam tiba air mancur di dekat tugu nelayan akan memancarkan warna-warni yang memperindah alun-alun cilacap serta ketika malam minggu arus lalu lintas disekitar tugu nelayan akan di tutup dan dipergunakan menjadi tempat wisata malam bagi warga Kabupaten Cilacap.

B.   Masjid Jami’ Darussalam

Masjid Jami’ Darussalam ini terletak di antara Jalan Masjid dan Jalan Jenderal Sudirman, Sidanegara, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Masjid Jami’ Darussalam terletak di bagian barat alun-alun Kabupaten Cilacap. Masjid Jami’ Darussalam ini memiliki sebuah hal menarik yaitu tower atau menara masjidnya akan memancarkan warna-warni ketika malam hari tiba sehingga akan terlihat cantik jika dilihat dari pelataran alun-alun Kabupaten Cilacap. Selain itu, ruangan bawah tower atau Menara masjid dipergunakan menjadi stasiun radio, yaitu 107.2 FM Radio Dakwah Darussalam Cilacap.

C.   Kantor Bupati Cilacap

Kantor pemerintahan suatu daerah pasti selalu dekat dengan alun-alun daerah tersebut, sama halnya seperti alun-alun Kabupaten Cilacap yang berdekatan dengan Kantor Bupati Cilacap. Kantor Bupati Cilacap terletak dibagian utara alun-alun Kabupaten Cilacap. Kantor Bupati Cilacap memiliki bangunan yang luas serta gerbang yang besar sebelum memasuki bangunan utama dari Kantor Bupati Cilacap.

D.   Lembaga Pemasyarakatan Cilacap

Lembaga Pemasyarakatan Cilacap merupakan Lembaga kelas IIB yang memiliki kapasitas untuk menampung 500 narapidana. Lembaga Pemasyarakatan Cilacap berlokasi di Jalan Mataram 1, Sidanegara, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Lembaga Pemasyarakatan Cilacap memiliki kesan sangat sunyi dan mengerikan pada malam hari sehingga ketika lewat didepannya sangat menakutkan.

E.   Kejaksaan Negeri Cilacap

Kejaksaan Negeri Cilacap letaknya tidak jauh dari Lembaga Pemasyarakatan Cilacap. Kejaksaan Negeri Cilacap terletak diantara Jalan Mataram 1 dan Jalan Jenderal Sudirman, Sidanegara, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kejaksaan Negeri Cilacap terletak tepat di ujung depan sebelah alun-alun.

F.    Air Mancur

Air mancur ini terletak di dekat Tugu Nelayan, lebih tepat terletak di depan pelataran alun-alun dan di sebrang Jalan Jenderal Sudirman, Sidanegara, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Air Mancur ini berada di dalam sebuah taman yang terdapat tagline dari Kabupaten Cilacap, yaitu “CILACAP BERCAHAYA”.